Indonesia Today

The original text of the summary of Indonesian media is written in Bahasa Indonesia.

IDR/USD = ↑ 13.333                      +20            (+0,15%)         (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↑  5.824,007               +13,444      (+0,23%)         (Source : Bloomberg)

 

170810_Investasi Baru Capai 36% Dari Target_Kinerja Sektor Minerba.

  • Berdasar data Kementerian ESDM, realisasi pada semester I/2017 di subsector minerba baru mencapai US$2,5 miliar atau 36,18% dari target tahun ini senilai US$6,909 miliar. Adapun realisasi tahun lalu mencapai US$7,228 miliar.
  • Rendahnya kinerja juga terlihat dari produksi batu bara. Kementerian ESDM mencatat produksi batu bara di semester I/2017 baru mencapai 139 juta ton atau 29,14% dari target sebanyak 477 juta ton.
  • Untuk pemanfaatan batu bara domestik realisasinya baru mencapai 30,8 juta ton atau 28,52% dari target sebanyak 108 juta ton. Sedangkan realisasi tahun lalu mencapai 90,5 juta ton.
  • Landainya kinerja semester I/2017 juga terlihat dari realisasi luas reklamasi lahan bekas tambang yang baru mencapai 1,921 hektare atau 28,25% dari target seluas 6.800 hektare. Sedang realisasi tahun lalu mencapai 6.876 hektare.
  • Namun penerimaan Negara bukan pajak (PNBP) minerba semester I/2017 justru meningkat cukup signifikan. Hingga semester I/2017 nilainya sudah mencapai Rp18,27 triliun atau 56,39% dari target. Hal ini disebabkan meningkatnya harga komoditas batu bara. Harga acuan batu bara hingga Agustus 2017 tercatat senilai US$82,02 per ton, jauh di atas rata-rata sepanjang 2016 yang hanya US$61,84 per ton.

(Bisnis Indonesia, Lucky L. Lestemia)

 

170810_Pengembangan 4 KEK Tersendat_Kawasan Ekonomi.

  • Pengembangan 4 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tersendat, padahal pemerintah menargetkan  KEK itu dapat beroperasi tahun ini. Empat kawasan yang tersendat itu adalah Maloy Batuta Trans Kalimantan, Tanjung Api-Api, Morotai, dan Bitung.
  • Hanya dua tambahan KEK yang dapat beroperasi tahun ini yaitu KEK Mandalika dan KEK Palu.
  • Pemerintah memberi waktu perpanjangan setahun masa pengembangan kepada 4 KEK yang belum bisa beroperasi secara komersial. Masalah yang dihadapi adalah masalah lahan da nada juga masalah internal pengelolaannya yang belum solid.
  • Untuk masalah lahan kawasan, pemerintah melalui menteri Agraria telah membantu dengan memberikan terobosan berupa pelimpahan lahan sertifikasi hak pengelolaan lahan (HPL). Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pembebasan lahan.

(Bisnis Indonesia, N. Nuriman Jayabuana).

LEAVE A REPLY