Indonesia Today: Arah Negosiasi AS-China Kian Tak Pasti Perang Dagang

IDR/USD = ↑ 14.297,5            +32              (0,22%)                (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↓ 6.256,35           -63,11           (1,00%)                (Source : Bloomberg)

 

190507_Arah Negosiasi AS-China Kian Tak Pasti_Perang Dagang.

  • Pada saat pasar optimis dengan gagasan bahwa perundingan dagang antara Amerika Serikat dan China sudah mendekati kesepakatan, muncul ancaman baru yang mengembalikan keadaan ke titik nol.
  • “Kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok berlanjut, tetapi terlalu lambat, karena mereka berusaha untuk melakukan negosiasi ulang kembali. Tidak!” cuit Trump melalui akun Twitter-nya, seperti dikutip melalui Reuters, Senin (6/5).
  • Alhasil, pasar saham merosot dan harga minyak jatuh karena negosiasi makin diliputi keraguan.
  • The Wall Street Journal melaporkan pada Minggu malam bahwa China sedang mempertimbangkan membatalkan pembicaraan perdagangan pekan ini di Washington D.C sehubungan dengan komentar Trump, yang mengejutkan para pejabat di Beijing.
  • Namun demikian, Pemerintah China menyampaikan bahwa mereka tetap akan mengirimkan delegasi ke Washington untuk melanjutkan perundingan dagang dengan perwakilan Amerika Serikat, setelah presiden AS memberikan ancaman baru terhadap tarif dagang.
  • Sebelumnya, Perwakilan dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin mengunjungi Beijing pada pekan lalu untuk menghadiri perundingan yang mereka anggap produktif.
  • Namun, sejumlah pejabat di Washington mengatakan dengan perkembangan terbaru dari perwakilan dagang AS Robert Lighthizer yang tidak sesuai dengan ekspektasi, termasuk perincian bahwa China menarik kembali beberapa komitmen yang dibuat sebelumnya, mendorong keputusan Trump.
  • Perubahan itu juga mencerminkan kekesaalan AS terhadap China yang dianggap tidak konsisten dalam menjaga komitmen kesepakatan, khususnya terkait isu transfer teknologi.
  • Trump mengatakan, tarif barang US$200 miliar akan meningkat menjadi 25% dari 10% pada Jumat (10/5), membalikan keputusan yang dibuatnya pada Februari untuk mempertahankan tarif pada level 10% setelah melihat kemajuan antara kedua belah pihak.
  • Presiden trump juga mengatakan, akan menargetkan tambahan produk China senilai US$325 miliar dengan tarif 25% dalam waktu dekat. Kebijakan ini pada dasarnya menargetkan semua produk yang diimpor ke AS dari China.

 

(Bisnis Indonesia, Nirmala Aninda)

LEAVE A REPLY