Indonesia Today: Biodiesel Terpukul Lagi Pengenaan Bea Masuk Antisubsidi Di Uni Eropa

IDR/USD = ↓ 13.977             -20                 (-0,14%)               (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↑ 6.401,37         +16,38            (+0,26%)              (Source : Bloomberg)

 

190726_Biodiesel Terpukul Lagi_Pengenaan Bea Masuk Antisubsidi Di Uni Eropa.

  • Daya saing produk biodiesel asal Indonesia di Pasar Benua Biru terancam turun setelah Komisi Eropa berencana mengenakan bea masuk antisubsidi sebesar 8%-18% mulai September 2019.
  • Ekspor biodiesel Indonesia juga pernah terkena hambatan dagang berupa penerapan bea masuk antidumping pada 2013. Adanya hambatan yang berulang ini, menurut Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Master P. Tumanggor, akan memukul lagi industri biodiesel di Tanah Air.
  • Indonesia tidak perlu khawatir karena potensi penurunan pasar biodiesel di Eropa akan digantikan dengan peningkatan konsumsi di dalam negeri melalui kebijakan bauran dalam solar sebesar 30% atau B30 mulai tahun depan. “Namun kami tetap akan maju ke WTO (Organisasi Perdagangan Dunia) kalau Uni Eropa berlaku tidak adil.”
  • Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa sawit Indonesia (Gapki) Kanya Lakhsmi mengatakan, tuduhan subsidi biodiesel asal Indonesia tidak berdasar. Selama ini, Uni Eropa mempermasalahkan penggunaan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa sawit (BPDP-KS) dan pinjaman dari bank milik negara sebagai bentuk subsidi.
  • Kebijakan bea masuk antisubsidi terhadap produk biodiesel asal Indonesia akan diberlakukan secara provisional atau sementara per 6 September 2019, dan ditetapkan secara definitif per 4 Januari 2020 dengan masa berlaku selama 5 tahun.
  • Sejak Maret 2019, CPO dan produk turunannya, termasuk biodiesel dari Indonesia terus dihajar isu diskriminasi akses produk berbasis CPO di Benua Biru. Saat itu, bahan bakar berbasis CPO dinyatakan akan dihapuskan dari daftar sumber energi terbarukan yang diperbolehkan di daratan Uni Eropa.
  • Sejak Desember 2018, Komisi Eropa juga melakukan penyelidikan antisubsidi terhadap biodiesel asal Indonesia, setelah mendapatkan masukan dari European Biodiesel Board.
  • Kepala Bidang Politik, Media, dan Informasi Kedutaan Besar Uni Eropa di Indonesia Rafael De Bustamante Tello mengatakan Komisi Eropa menemukan subsidi biodiesel yang diimpor dari Indonesia.
  • Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, pemerintah telah menyampaikan protes keras kepada UE dalam beberapa kesempatan.
  • Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa sawit Dono Boestami menilai bahwa pengenaan bea masuk antisubsidi itu akan membebani konsumen di Uni Eropa. Dia justru mendorong peningkatan konsumsi biodiesel domestik untuk mengurangi impor BBM.

 

(Bisnis Indonesia, Iim Fathimah Timorria, Yustinus Andri, Wike D. Herlinda, Dika Irawan, N. Putu Eka Wiratmini)

LEAVE A REPLY