Indonesia Today: Emerging Market Siap Pangkas Suku Bunga Dampak Kebijakan The Fed

IDR/USD = ↓ 14.067                -64,5               (-0,46%)               (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↓ 6.417,07            +6,38              (+0,10%)              (Source : Bloomberg)

 

190712_Emerging Market Siap Pangkas Suku Bunga_Dampak Kebijakan The Fed.

  • Sinyal dovish dari Gubernur The Fed Jerome Powell memberikan alasan bagi bank sentral di pasar ekonomi berkembang (emerging market) untuk memangkas suku bunga acuan.
  • Dalam pernyataannya, Powell mengungkapkan bahwa The Fed tengah bersiap menurunkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir.
  • Pernyataan Powell itu menjadi pendorong otoritas moneter di negara emerging market untuk melonggarkan kebijakan tanpa memicu arus modal keluar.
  • Bank sentral di Indonesia, Afrika Selatan, dan Turki merupakan sejumlah regulator yang dijadwalkan membuat kebijakan dalam beberapa pekan mendatang. Di sisi lain, bank sentral lainnya seperti Rusia, Chili, Malaysia, India, dan Filipina telah lebih dulu memangkas suku bunga.
  • Komentar Powell dinilai dapat memberikan dorongan kepada Bank Indonesia untuk melakukan penyesuaian setelah suku bunga acuannya ditahan pada level 6%, hingga pertengahan tahun ini.
  • Sementara itu, Bank Sentral Korea Selatan, yang dalam waktu dekat melakukan pertemuan dewan gubernur, diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan dalam beberapa bulan mendatang.
  • Di China, bank sentral telah memasuki mode stimulus, meskipun sejauh ini regulator masih menghindari penyesuaian suku bunga. Sebaliknya, PBOC justru tengah mendorong instrumen yang dapat meningkatkan kredit ke dalam perekonomian.
  • Kepala Ekonom untuk kawasan Asia Pasifik di S&P Global Ratings Shaun Roache, mengatakan bahwa kondisi keuangan China saat ini berada pada zona pelonggaran yang akan bergerak hingga ke ekonomi riil.
  • Adapun, pertumbuhan stagnan di Afrika selatan telah meningkatkan harapan para investor akan penurunan suku bunga menjelang pertemuan dewan bank sentral pada 18 Juli mendatang.
  • Ekonom Bloomberg Chang Shu mengatakan sinyal pelonggaran kebijakan moneter The Fed mempermudah jalan bagi bank sentral di emerging market untuk menurunkan suku bunga.
  • Apalagi saat ini, ekonomi di emerging market tengah menghadapi risiko pelemahan dan membutuhkan kebijakan ekonomi baru yang dapat menopang pertumbuhan.
  • “Banyak bank sentral di emerging market, termasuk India, Malaysia, dan Filipina telah menurunkan suku bunga karena kekhawatiran pertumbuhan. Beberapa bank sentral lainnya, misalnya Indonesia, masih ragu dengan kekhawatiran atas tekanan pada mata uang,” ujar Chang.

 

(Bisnis Indonesia, Nirmala Aninda)

LEAVE A REPLY