Indonesia Today: Fluktuasi Harga Minyak Mentah Menekan Kinerja Emiten Perminyakan

Domestik:

  • Pemerintah kembali memberi insentif bagi pengusaha. Kali ini, yang mendapatkan adalah eksportir minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dan turunannya. Pemerintah akan menghentikan sementara pungutan ekspor CPO dan turunannya. Keputusan ini merupakan hasil rapat Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Senin (26/11) di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Hanya, implementasi kebijakan ini menunggu perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 81/2018 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pada Kementerian Keuangan. Namun, pekan ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani bertandang ke Argentina menghadiri kegiatan G20 dan baru kembali ke Indonesia pada 2 Desember 2018.

  • Financial technology (fintech) ilegal perlahanlahan mulai diberangus. Kementerian Komunikasi Informatika (Kominfo)  menyatakan telah memblokir 385 aplikasi dan situs fintech ilegal hingga Senin (26/11) lalu. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan merinci, dari 385 fintech ilegal tersebut, sebanyak 76 berbentuk situs web dan 309 merupakan aplikasi fintech. Menurut dia, saat ini data yang berisi Domain Name Server (DNS) aplikasi dan nama situs web fintech ilegal tersebut telah diblokir. Nah, dari 76 situs web dan 309 aplikasi itu, satu situs web dan dua aplikasi telah masuk ke daftar normalisasi.

  • Pemerintah kembali menguyur insentif bagi sektor properti dalam negeri. Kali ini, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) menyederhanakan administrasi terkait penelitian bukti pemenuhan kewajiban penyetoran pajak penghasilan (PPh) dari pengalian hak atau perubahan perjanjian pengikatan jual beli properti bagi pengembang. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-26/PJ/2018 yang diterbitkan 22 November 2018. Adapun perubahannya mencakup empat hal.
  • Target berlakuan perluasan insentif libur pajak alias tax holiday serta mini tax holiday mulai awal pekan ini, molor. Sampai kemarin, revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 35 Tahun 2018 yang selama ini mengatur tentang pemberian insentif tersebut, belum juga diterbitkan Kementerian Keuangan (Kemkeu). Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengaku, revisi PMK itu sudah ditandatangani Kemkeu dan sudah diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemkumham). Sementara implementasinya, masih akan menunggu pengesahan oleh Kemkumham.

Bisnis & Investasi:

  • Reformasi perpajakan Indonesia dari sisi perbaikan regulasi yang digaungkan beberapa tahun terakhir, harus kandas. Belum ada yang memastikan, kapan revisi Undang-Undang (UU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) bersamaan dengan revisi UU Pajak Penghasilan (PPh) maupun Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bakal dilakukan. Apalagi, tahun depan masuk tahun politik. Di satu sisi, revisi ketiga UU itu sangat penting untuk kelanjutan reformasi perpajakan pasca program amnesti pajak (tax amnesty). Tapi di sisi lain, tertundanya pembahasan revisi ketiga UU itu menjadi peluang bagi pengusaha hingga konsultan pajak untuk memberikan saran.
  • Produsen batubara mulai melirik batubara kokas (coking coal) untuk mengatasi pelemahan harga batubara. Teranyar, Grup Sinarmas juga ikut masuk ke bisnis batubara untuk industri baja ini. Induk PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), Golden Energy and Resources Limited (GEAR), pada pertengahan bulan ini mengumumkan akuisisi tambang coking coal milik Stanmore Coal di Australia senilai US$ 202 juta. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sudah lebih dulu memiliki tambang batubara dengan kalori di atas 7.000 kal/gr itu. Di awal tahun ini, ADRO bersama EMR Capital Ltd (EMR) merampungkan akuisisi kepemilikan Rio Tinto atas 80% saham Kestrel Coal Mine.
  • Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menerapkan percepatan penyelesaian transaksi alias settlement T+2, Senin (26/11). Ini artinya, penyelesaian transaksi yang tadinya membutuhkan waktu tiga hari, kini harus diselesaikan hanya dalam dua hari. Direktur Utama BEI Inarno Djajadi optimistis, implementasi T+2 akan meningkatkan likuiditas, mengurangi risiko sistemik dan menjadikan pasar modal lebih wajar, efi sien dan berdaya saing. Hanya, kemarin, nilai transaksi harian sekitar Rp 7,28 triliun, turun dibanding rata-rata transaksi sebelumnya Rp 8 triliun.
  • Fluktuasi harga minyak mentah rentan menekan kinerja emiten di bisnis perminyakan dan turunannya. Tak terkecuali perusahaan di bisnis jasa minyak. Sekadar info, Jumat (23/11), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) sempat jatuh ke US$ 50,42 per barel. Ini harga terendah terhitung sejak Oktober 2017. Memang, per pukul 22.30 WIB kemarin (26/11), harganya rebound ke posisi US$ 52.05 per barel. Tapi secara year to date turun 10%.
  • Sebagai perusahaan yang mayoritas berorientasi pada pasar ekspor, segala geliat di lingkup global selalu menjadi perhatian PT Sri Rejeki Isman Tbk alias Sritex. Pada 2019, produsen tekstil dan garmen itu melihat potensi pertumbuhan bisnis. Salah satu katalis yang menjadi bahan pertimbangan bisnis Sritex yakni perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Perang dua raksasa ekonomi dunia tersebut menyebabkan Sritex mendapatkan pesanan dari pelanggan asal AS. Pelanggan asal Negeri Paman Sam itu semula memesan produk tekstil dan garmen ke China.

  • Mulai tahun depan, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk berencana menambah lima unit kapal baru. Total anggaran belanja yang mereka butuhkan mencapai US$ 62 juta. Perincian belanja kapal Humpuss terdiri dari satu kapal khusus pengangkut liquefied natural gas (LNG) senilai US$ 25 juta, satu kapal tanker minyak senilai US$ 10 juta dan satu kapal tanker kimia senilai US$ 5 juta. Dua kapal lagi berjenis dredging dengan harga beli US$ 22 juta.

 

Internasional:

  • Venezuela menyelesaikan sebagian dari kewajibannya senilai US$ 1,2 miliar ke Crystallex International Corp. Mengutip laporan ke Pengadilan Ontario, Reuters memberitakan, pemerintahan negeri Amerika Latin yang kini kesulitan likuiditas itu menyetor US$ 425 juta ke Crystallex dalam bentuk surat berharga yang likuid pada 23 November lalu. Crystallex, perusahaan tambang asal Kanada, memenangkan gugatan arbitrase atas Venezuela senilai US$ 1,2 miliar, dua tahun lalu. Gugatan itu berawal dari kebijakan Venezuela membatalkan konsesi tambang emas Crystallex di 2011. Di tahun yang sama, Crystallex mengajukan proses perlindungan dari kepailitan.
  • Rencana Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa yang populer disebut British Exit (Brexit) tinggal selangkah lagi. Para pemimpin Uni Eropa (UE) telah mencapai kesepakatan dengan Inggris mengenai Brexit, termasuk tentang hubungan masa depan UE dengan Inggris. UE secara tegas menyatakan Brexit adalah kesepakatan terbaik yang paling mungkin terjadi. Seperti diberitakan Reuters, Minggu (26/11) setelah 20 bulan negosiasi, 27 pemimpin UE memberikan kesepakatan setelah diskusi selama kurang dari satu jam.
  • Industri manufaktur Jepang tumbuh melambat pada November ini. Seperti dikutip Reuters, kemarin, Nikkei dan IHS Markit mencatat, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Jepang turun menjadi 51,8 di bulan November 2018. Padahal di bulan sebelumnya indeks pembelian manajer masih di posisi 52,9. Level di November 2018 tersebut mencerminkan pertumbuhan paling lambat dalam dua tahun terakhir. Sementara permintaan kontrak baru proyek manufaktur juga menyusut pertama kalinya sejak September 2016. Kondisi ini membuat sejumlah lembaga survei meragukan prospek pertumbuhan manufaktur Jepang di kuartal selanjutnya.
  • Perusahaan gas asal Italia Snam memiliki kesepakatan dengan Seat sebuah unit usaha Volkswagen. Kedua perusahaan ini sepakat untuk meningkatkan penggunaan gas alam untuk menggerakkan mobil. Seperti diberitakan Reuters pada Senin (26/11) lalu. Snam dan Seat akan mengeksplorasi cara untuk mengembangkan jaringan stasiun bahan bakar dan menciptakan produk baru.
  • SK Innovation menyiapkan investasi senilai KRW 1,14 triliun untuk membangun pabrik baterai bagi mobil listrik di Amerika Serikat (AS). Pabrik pertama SK Innovation di AS itu memiliki kapasitas produksi sebesar 9,8 gigawatt per tahun. Pembangunan pabrik yang berlokasi di negara bagian Georgia, AS, itu dimulai pada awal 2019, dan ditargetkan tuntas pada tahun 2022.
  • Total Spring mulai menggerogoti pasar listrik di Prancis. Dengan mendapatkan sekitar 3.5004.000 pelanggan baru per hari, unit usaha dari raksasa energi Total itu berpeluang mencapai target perolehan 700.000 pelanggan baru di tahun ini. Total meniru strategi yang dijalankan Uber, dalam menghadapi perusahaan milik negara yang mendominasi pasar listrik di Prancis, EDF. Sebagai pemain baru di pasar listrik negerinya, Total Spring memanfaatkan aplikasi digital hingga mampu memasang harga jual lebih murah 10% daripada banderol yang dipasang EDF. Saat ini, EDF masih menguasai 80% pangsa pasar listrik ritel di Prancis, dengan jumlah pelanggan sekitar 20 juta. Namun regulator listrik di Prancis yang dikutip Reuters, menyatakan pasar EDF terus menyusut, dengan penurunan jumlah pelanggan hingga 100.000 per bulan.
  • Persaingan bisnis telekomunikasi di Jepang kian sengit. Rakuten, raksasa ecommerce di Negeri Sakura, itu akan masuk ke bisnis telekomunikasi dengan menawarkan data internet unlimited. Rencana Rakuten ini jelas menimbulkan tekanan bagi SoftBank Group Corp menjelang pendaftaran saham di pasar modal pada bulan depan. SoftBank sendiri dalam prospektus menjelang initial public offering (IPO) menargetkan dapat menghimpun dana sebesar ¥ 2,4 triliun atau setara US$ 21 miliar.

(Sumber: Kontan 18/11/27)

Disclaimer: Rangkuman ini diambil untuk tujuan non-profit berita selengkapnya dapat dibaca di sumber terkait.

LEAVE A REPLY