Indonesia Today: Jangan Berharap Pada Perang Dagang Proyeksi CPO 2019

IDR/USD = ↑ 14.983            +28               (+0,19%)              (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↓ 5.897,42        -8,87             (-0,15%)               (Source : Bloomberg)

 

181105_Jangan Berharap Pada Perang Dagang_Proyeksi CPO 2019.

  • Direktur Godrej International Ltd. Dorab Mistry saat menjadi pembicara di sebuah sesi proyeksi harga dan pasokan minyak sawit mentah di sela-sela perhelatan Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2018 di Nusa Dua Bali mengatakan, jangan pernah berharap banyak dari perang dagang (Amerika Serikat-China), karena situasi bisa saja berubah dratis, layaknya membalikan telapak tangan.
  • Ketidakpastian perang dagang dinilai tidak akan menjanjikan angin segar bagi perbaikan harga CPO pada tahun depan.
  • Mistry meyakini perang dagang tidak akan berjalan lama. Sebab AS akan menjadi pihak yang menyerah dalam agenda perang dagang nantinya, karena pasokan kedelai di negara tersebut akan berlebihan.
  • Akibatnya 20% dari petani kedelai di negara itu akan mengalami penurunan pendapatan. Fakta itu akan menjadi pertaruhan besar bagi popularitas Partai Republik dan Presiden Donald Trump.
  • Mistry memperkirakan, pada tahun depan persoalan kelebihan pasokan CPO global justru akan tertolong oleh siklus iklim, yaitu EL Nino.
  • Pernyataan Mistry itu berbanding terbalik dengan analisis Ketua LMC International James Fry yang memprediksi perang dagang akan berlanjut hingga tahun depan.
  • Fry memperingatkan Indonesia agar tidak semata-mata menggantungkan strategi mandatori biodiesel B20 pada 2018 dan B30 pada 2019.
  • Pasalnya dia melihat terdapat ancaman penurunan lebih lanjut dari harga minyak dunia pada tahun depan. Terlebih, terdapat peluang AS akan membanjiri pasokan minyak dunia melalui produksi Shale oil-nya. Akibatnya harga biodiesel bisa saja menjadi lebih mahal dari solar murni.
  • Di sisi lain, analis OIL World Thomas Mielke menyatakan perang dagang akan membuat permintaan China terhadap CPO meningkat.
  • Namun, seperti dikutip Reuters, Jumat (2/11) Presiden AS Donald trump telah melakukan pembicaraan yang konstruktif dengan Presiden China Xi Jinping melalui sambungan telepon guna mengakhiri perang dagang.
  • Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono mengatakan membuka pasar ekspor baru, mempertahankan pasar tradisional dan melakukan kampanye positif CPO menjadi langkah yang strategis dan lebih penting dibandingkan dengan mengharapkan ‘faktor X’ dari perang dagang.
  • Di sisi lain percepatan pembaruan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) akan menjadi solusi lain guna meningkatkan penerimaan internasional terhadap produk CPO Indonesia.

(Bisnis Indonesia, Yustinus Andri)

LEAVE A REPLY