Indonesia Today: Memacu Intermediasi Bunga Acuan 4,50%

The original text of the summary of Indonesian media is written in Bahasa Indonesia.

IDR/USD = ↓ 13.344                  -7                (-0,05%)           (Source : Bloomberg)

JCI : IND      ↑  5.880,297           +19,293      (+0,33%)          (Source : Bloomberg)

 

170823_Memacu Intermediasi_Bunga Acuan 4,50%.

  • Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (22/8), memutuskan memangkas 7-DRR dari 4,75% menjadi 4,50%. Rapat juga memutuskan penurunan suku bunga deposit facility sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75% dan lending facility sebesar 25 bps menjadi 5,25%.
  • Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo optimis inflasi bisa terjaga dengan perkiraan 4% dan inflasi inti 3% pada tahun ini. Sementara itu tahun depan, inflasi diperkirakan pada kisaran 2,5%-4,5%.
  • Agus menyebutkan intermediasi perbankan diperkirakan lebih tinggi pada 2018 dengan perkiraan pertumbuhan kredit sebesar 10%-12% dan pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 9%-11%.
  • Data BI memperlihatkan sistem keuangan tetap stabil didukung oleh ketahanan industri perbankan dan pasar keuangan yang terjaga. Pada Juni 2017, rasio kecukupan modal perbankan tercatat 22,5% dan rasio likuiditas berada pada level 21,2%.

(Bisnis Indonesia, Hadijah Alaydrus & Krizia Putri Kinanti)

 

 

170823_3 Soal Mengadang Vietnam_Tantangan Perekonomian.

  • Vietnam boleh saja muncul menjadi salah satu negara Asia Tenggara dengan pertumbuhan terkuat pada tahun lalu. Namun untuk urusan pendidikan dan produktivitas pekerja, mereka rupanya masih memiliki pekerjaan rumah yang besar.
  • Sejumlah pengamat menilai, ada hal yang salah dengan sistem pendidikan dan pasar tenaga kerja di Vietnam. Hal tersebut terbukti dari banyaknya lulusan perguruan tinggi yang gagal mendapatkan pekerjaan di bidang pilihan mereka.
  • Di Universitas mereka terlalu banyak menerima teori mengenai ideologi Ho Chi Minh dan sejarah partai komunis. Di sekolah kejuruan mereka hanya mendapatkan keterampilan dasar untuk pekerjaan perakitan tingkat rendah.
  • Para ekonom pun khawatir, situasi tersebut akan membuat Vietnam gagal mencapai status negara berpendapatan nasional menengah, jika sistem pendidikan nasional tak mereka perbaiki.
  • Bila perubahan mendasar tak segera dilakukan oleh para pengambil kebijakan di Hanoi, bukan tak mungkin perusahaan-perusahaan asing di negara tersebut akan hijrah ke negara tetangganya di Asia Tenggara. Sehingga pertumbuhan ekonomi nasional pada akhirnya akan terhambat.

(Bloomberg/Reuters)

(Bisnis Indonesia, Yustinus Andri)

LEAVE A REPLY