Indonesia Today: Penduduk Inggris Memilih Tetap Bergabung Dengan Uni Eropa

IDR/USD = ↓ 14.804               -172,5            (-1,15%)               (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↑ 5.923,93           +3,34             (+0,06%)              (Source : Bloomberg)

 

181107_Rupiah Mulai Perkasa_Gejolak Nilai Tukar.

  • Nilai tukar rupiah ditutup menguat tajam melanjutkan apresiasi pada perdagangan hari sebelumnya karena dolar Amerika Serikat melemah seiring dengan penantian pengumuman hasil pemilihan umum jangka menengah di Negeri Paman Sam.
  • Pada penutupan perdagangan Selasa (6/11), nilai tukar rupiah tercatat menguat 173 poin atau 1,16% menjadi Rp14.804 per dolar AS. Meski demikian, kurs mencatatkan pelemahan di hadapan dolar AS sebanyak 8,43% sepanjang 2018 berjalan.
  • Analis PT Monex Investindo Futures Putu Agus Pransuamitra mengatakan bahwa data perekonomian nasional dinilai cukup memuaskan dan tumbuh melebihi ekspektasi. Hal itu juga memberikan dorongan yang cukup besar bagi penguatan mata uang Garuda.
  • Selain itu, ekspektasi mengenai redanya perang dagang antara As dan China berpotensi membuat dolar AS melemah. Pasalnya Trump telah menyatakan untuk kembali melakukan diskusi perdagangan dengan Presiden China XI Jinping setelah pertemuan terakhir antara dua pihak belum meredakan ketegangan.
  • Hingga akhir tahun, rupiah diperkirakan menguat pada level Rp14.400 per dolar AS, jika perang dagang antara AS dan China mereda.
  • Bank Indonesia menilai penguatan rupiah terhadap dolar AS karena ekonomi Indonesia dianggap mampu bertahan dalam ketidakpastian global saat ini.
  • Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo tidak menampik kinerja apik pemerintah dalam mengelola beberapa kebijakan, terutama yang berkaitan dengan defisit transaksi berjalan.
  • Kepala Penelitian Makroekonomi dan Finansial LPEM UI Febrio Kacaribu menuturkan, penguatan rupiah terhadap dolar AS lebih dari 2,5% dalam sepekan terakhir tidak mencerminkan pergerakan sampai akhir tahun.
  • Menurutnya hal ini lebih ditopang oleh sentimen negatif untuk AS di mana Partai Demokrat berpeluang mengambil alih parlemen dalam pemilu tengah tahun AS.
  • Di sisi lain, rilis kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,17% pada kuartal III/2018 juga turut mendorong apresiasi rupiah.
  • Febrio menegaskan paling tidak masih ada tiga tekanan global. Fed Funds Rate (FFR) yang akan naik pada Desember, harga minyak mentah yang masih belum pasti karena isu embargo Iran belum selesai, serta belum adanya jaminan isu ketegangan tensi dagang akan berkurang walaupun ada rencana pertemuan Trum-Xi di Argentina.
  • Dengan demikian, yang perlu dilakukan pemerintah adalah mengejar pencapaian penerimaan pajak sedekat mungkin dengan targetnya.

(Bisnis Indonesia, Mutiara Nabila & Rinaldi M. Azka)

 

Domestik:

  • Saat penyelesaian akar persoalan Asuransi Jiwasraya belum jelas, kejutan terjadi. Senin (5/11), Kementerian BUMN mencopot Asmawi Syam dari posisi Direktur Utama Jiwasraya. Hexana Tri Sasongko,  Direktur Investasi dan Teknologi Informasi Jiwasraya, pun ditunjuk sebagai penggantinya. Masa jabatan Asmawi terbilang singkat. Ia menjabat bos Jiwasraya pada Mei 2018 alias baru enam bulan. Asmawi  berharap, Hexana bisa menjalankan bisnis asuransi secara modern.
  • Indonesia bersiap menyambut era kendaraan listrik ramah lingkungan. Pemerintah menargetkan regulasi mobil listrik terbit pada akhir tahun ini. Pemerintah ingin pada 2025 nanti, sebanyak 20% dari total produksi mobil nasional merupakan jenis kendaraan low carbon emission vehicle (LCEV), termasuk di dalamnya mobil listrik dan hibrida. Kementerian Perindustrian terus mematangkan draft regulasi mobil listrik. Rancangan Peraturan Presiden (Perpers) tentang kendaraan listrik ini juga sudah melalui kajian. Pada Juli 2018, Kemperin menggandeng Toyota dan enam perguruan tinggi negeri untuk bersama-sama menggelar riset dan studi secara komprehensif tentang mobil listrik.

  • Meski secara nasional mengalami penurunan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di pedesaan pada Agustus 2018 justru mengalami peningkatan. Padahal, mulai tahun ini pemerintah mulai mencairkan dana desa dengan skema cash for work atau pencairan secara tunai untuk program padat karya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, dari tingkat pengangguran nasional Agustus 2018 sebesar 5,34%, tingkat pengangguran di perdesaan pada periode tersebut mencapai 4,04%. Angka ini naik 0,32% poin dibanding Februari 2018 dan naik 0,03% poin dibanding Agustus tahun lalu.
  • Aktivitas manufaktur Indonesia memasuki kuartal keempat tahun ini sedikit melambat, meski masih dalam skala ekspansif. Sebab Nikkei dan IHS Markit mencatat, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Oktober 2018 sebesar 50,5, turun dari bulan sebelumnya sebesar 50,7. Meski masih mencatat pertumbuhan marginal alias tak jauh dari ambang batas ekspansi 50, Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga teratas di

Bisnis & Investasi:

  • Sebagian besar perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyampaikan laporan keuangan kuartal III-2018. Sebanyak 87% emiten atau 519 perusahaan yang tercatat di BEI mencatatkan kenaikan kinerja keuangan. Kenaikan kinerja tersebut disokong oleh dua hal. Yakni, fundamental perusahaan yang solid, serta efi siensi. Direktur Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna menyebutkan, total nilai pendapatan emiten yang tercatat di BEI naik 9,8% menjadi Rp 2.061 triliun pada kuartal-III-2018. Sementara nilai total laba bersih emiten saham naik 12% menjadi Rp 244 triliun pada kuartal III-2018.
  • Pemerintah membatalkan kenaikan cukai rokok tahun depan. Efeknya, saham-saham emiten candu nikotin itu masih menjadi buruan pelaku pasar. Kemarin, Selasa (6/11), saham GGRM naik 125 poin ke level Rp 80.025. Mengutip RTI, dalam sepekan terakhir GGRM telah mengumpulkan kenaikan 10,53% dengan akumulasi beli asing (net buy) Rp 278,95 miliar. Saham HMSP kemarin terkena aksi profit taking dengan penurunan 130 poin ke level Rp 3.780. Namun, saham iniakhir pekan lalu sudah lebih dulu naik 150 poin ke level Rp 3.800. Kenaikan masih berlanjut di awal pekan ini, 110 poin ke level Rp 3.910.
  • PT Shield On Service Tbk (SOSS) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan ini meraih Rp 41,25 miliar dari initial public offering (IPO). Dana tersebut berasal dari penjualan 150 juta saham setara dengan 23,08% dari modal ditempatkan disetor penuh perusahaan dalam IPO. SOSS akan memakai Rp 8,5 miliar hasil IPO untuk mengakuisisi 20,61% saham PT Human Resource Provider (HRP). Kini, SOSS memiliki 30,39% saham HRP, dan menjadi 51% selepas transaksi.
  • Terpenuhinya pasokan bahan baku pakan dan suplai ayam yang terjaga, mendorong peningkatan signifi kan kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA). Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2018, JPFA mengantongi laba bersih Rp 1,67 triliun. Angka itu melonjak 108% secara tahunan. Pertumbuhan laba bersih bersumber dari peningkatan margin laba operasional pada mayoritas segmen usaha JPFA. Analis Mirae Sekuritas Indonesia Mimi Halimin menjabarkan, margin laba operasional pakan ternak hingga kuartal III-2018 naik 11,6% dibanding tahun lalu yang hanya tumbuh 10,4%. Segmen pakan ternak mendapat sentimen positif dari membaiknya pasokan jagung lokal.
  • Ibarat makan buah simalakama, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menghadapi pilihan yang sulit. Namun kalau tidak dipilih, bisnisnya berpotensi jalan di tempat. Alhasil, produsen semen Tiga Roda tersebut kemudian memilih bermain dari sisi volume jual. Selama Januari hingga September 2018, Indocement mencatatkan penjualan semen sebanyak 13 juta ton atau tumbuh sekitar 6% year on year (yoy). Target mereka sampai akhir tahun nanti masih sama yakni menjual 18 juta ton semen atau 11,8% lebih banyak ketimbang realisasi penjualan pada tahun lalu yang sebanyak 16,1 juta ton semen.

  • Selain fokus menggarap proyek jalan tol Trans Sumatra, yang merupakan titah dari pemerintah, PT Hutama Karya terus mengembangkan segmen bisnis engineering, procurement and construction (EPC). Hingga akhir September tahun ini, Hutama Karya telah membukukan kontrak Rp 12 triliun dari segmen EPC. Jumlah itu setara 32% dari total kontrak yang dihadapi perusahaan ini yaitu mencapai Rp 37,54 triliun. Kontrak tersebut diperoleh dari proyekproyek pembangkit listrik.
  • Akhir tahun bisa dibilang periode peak season bagi maskapai penerbangan. Maklumlah, permintaan tiket pesawat terutama untuk liburan ke sejumlah destinasi wisata terbilang tinggi. Itulah sebabnya tingkat okupansi atau keterisian pesawat pada periode peak season ini akan lebih tinggi ketimbang hari biasa.
  • Para emiten perhotelan masih optimistis bisa meraup kinerja yang positif hingga akhir tahun ini. Ini setelah melihat hasil kinerja perusahaan perhotelan di kuartal III-2018 yang positif dibanding periode serupa tahun lalu. Semisal PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA). Perusahaan ini berupaya, pendapatan di periode terakhir tahun ini yakni kuartal IV, bisa memberi kontribusi sekitar 25% terhadap total target pendapatan pada tahun ini yang sebesar Rp 475 miliar. Sejatinya, target tersebut melesat 88,5% dari pendapatan 2017 yang tercatat Rp 252 miliar.

 

Internasional:

  • Indonesia sepertinya layak meniru Malaysia. Negeri jiran ini berencana mulai tahun 2020 akan mengenakan pajak pada layanan online internasional atau over the top (OTT), yakni Netflix, Spotify dan Steam. Rencana tersebut tertuang dalam rancangan anggara Malaysia. Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng mengatakan, langkah itu akan menciptakan kesetaraan bisnis sejenis antara pemain lokal dan internasional.
  • Pemilu sela Amerika Serikat (AS) pada 6 November waktu setempat menjadi perhatian dunia, terutama Uni Eropa. Tidak pernah pemilu sela mendapat perhatian sedemikian besar pemerintah sejagat.   Mengutip dw.com kemarin, Uni Eropa ingin mengetahui apakah hasil pemilu sela akan menguatkan atau melemahkan posisi Presiden AS Donald Trump. Dan apakah Trump akan mengubah kebijakan luar negeri, jika Demokrat merebut mayoritas di senat atau di DPR AS.
  • Untuk pertama kali dalam sepuluh tahun terakhir Ford Motor Co membukukan laba di pasar India. Ford India membukukan laba Rs (Rupee) 5,26 miliar (setara dengan US$ 72 juta) pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2018. Padahal pada periode sama tahun lalu, perusahaan asal Amerika ini merugi hingga Rs 5,21 miliar. Ford Motor Co menggunakan inisiatif Emerging Market Operating Model (EMOM) untuk strateginya mencetak laba selain memangkas 40% biaya produksi. Inisiatif ini juga termasuk mengembangkan lebih banyak kendaraan lokal Bermitra dengan produsen mobil lokal Mahindra & Mahindra, Ford mengembangkan kendaraankendaraan penumpang di India. Ini juga jadi langkahnya untuk merambah pasar kendaraan penumpang yang ada di negara-negara berkembang lainnya.
  • Penduduk Inggris atau yang biasa disebut britons memilih tetap bergabung dengan Uni Eropa (UE) jika pemungutan suara dilakukan kembali. Ini merupakan hasil survei yang dilakukan oleh Channel 4 pada Senin (5/11) lalu. Mengutip Reuters kemarin dalam studi tersebut setidaknya perbandingan antara pemilih untuk tetap bergabung dengan UE sebesar 54% dan sebesar 46% memilih untuk keluar dari Diperkirakan pula, lebih dari seratus pejabat lokal akan memilih  tinggal alias tetap di Uni Eropa.
  • Persaingan bisnis kedai kopi di China nampaknya akan semakin panas. Luckin Coffee berambisi menantang dominasi Starbucks Corp. Di China, Luckin menargetkan memiliki valuasi antara US$ 1,5 miliar sampai US$ 2 miliar. Target tersebut akan  dikejar lewat perputaran pendanaan baru yang tengah disiapkan. Mengutip Reuters kemarin,  seorang sumber menyebut rencana penggalangan dana tersebut dilakukan saat Luckin terus memperluas jaringan di seluruh China secara agresif. Padahal perusahaan ini baru diluncurkan secara resmi pada bulan Januari lalu. Tapi hingga kini sudah memiliki lebih dari 1.400 jaringan kafe yang tersebar di 21 kota.

(Sumber: Kontan 18/11/07)

Disclaimer: Rangkuman ini diambil untuk tujuan non-profit berita selengkapnya dapat dibaca di sumber terkait.

LEAVE A REPLY