Indonesia Today: Pengawasan Perbatasan Harus Ditingkatkan Border Trade Agreement Indonesia-Malaysia.

IDR/USD = ↓ 14.051                  -8,5       (-0,06%)                       (Source : Bloomberg)
JCI : IND ↑ 6.381,95                 +45,28    (+0,71%)                      (Source : Bloomberg)

 

190912_Pengawasan Perbatasan Harus Ditingkatkan_Border Trade Agreement Indonesia-Malaysia.

  • Pemerintah diminta berhati-hati dalam menentukan besaran batas atas transaksi yang
    diperbolehkan di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia, lantaran berpeluang
    memperbesar penyalahgunaan transaksi perdagangan di perbatasan.
  • Ketua Komite Tetap Bidang Ekspor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Handito Joewono
    mengakui, besaran nilai batas atas transaksi di daerah perbatasan dalam pakta Border Trade Agreement (BTA) Indonesia-Malaysia sudah sewajarnya direvisi.
  • Sejak diresmikan 1970, batas atas transaksi perdagangan wilayah perbatasan yang
    diperbolehkan sebesar 600 ringgit atau sekitar Rp2,2 juta per orang per bulan.
  • Pemerintah juga harus mewaspadai penyalahgunaan fasilitas perdagangan perbatasan oleh para importir nakal.
  • Handito menyarankan, dari pada terus melonggarkan batas atas nilai transaksi perdagangan perbatasan, pemerintah lebih baik mempercepat pembangunan infrastruktur untuk menyambungkan daerah-daerah perbatasan dengan pusat ekonomi lain di dalam negeri.
  • Sementara itu Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani mengatakan, plafon transaksi perbatasan tersebut diperlukan untuk mendorong aktivitas ekonomi yang lebih besar di kota dan kabupaten Indonesia di area perbatasan dengan Malaysia. Yang penting diimbangi penguatan pengawasan di perbatasan.
  • Ketua Umum Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengatakan, naiknya batas atas transaksi perbatasan antara Indonesia dan Malaysia dapat dimanfaatkan RI untuk meningkatkan ekspor ke negeri jiran.
  • Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, kedua negara telah sepakat untuk menaikkan batas atas transaksi perdagangan wilayah perbatasan.
  • Dia menyebutkan, saat ini Pemerintah RI dan Malaysia tengah melakukan pembahasan
    mengenai produk-produk apa saja yang dapat diperdagangkan dalam kerangka BTA
    Indonesia-Malaysia.

 

(Bisnis Indonesia, Yustinus Andri)

LEAVE A REPLY