Indonesia Today: Pengetatan Pengawasan Mendesak Peredaran Buah Impor

IDR/USD = ↑ 14.645             +106            (+0,73%)              (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↓ 5.934,18         -42,63           (-0,71%)               (Source : Bloomberg)

 

181109_Pengetatan Pengawasan Mendesak_Peredaran Buah Impor.

  • Pengetatan pengawasan terhadap buah-buah yang diimpor oleh Indonesia harus segera dilakukan guna menjaga daya saing produk-produk Indonesia. Hal ini diminta oleh Ketua Asosiasi Eksportir dan Importir Buah dan Sayur Indonesia (Aseibsindo) Khafid Sirotuddin.
  • Pasalnya, adanya temuan lapisan lilin terhadap sejumlah buah-buah impor di Jakarta beberapa waktu lalu, berpeluang semakin menggerus daya saing buah-buah lokal.
  • Buah-buah Indonesia di luar negeri mendapat pembatasan ekspor, karena dinilai mengandung pestisida yang terlalu tinggi. Sementara buah yang diimpor masuk Indonesia, ada saja oknum yang melapisi dengan lilin atau disemprot pestisida agar awet.
  • Fakta tersebut diperoleh setelah Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melakukan penelitian terhadap 153 sampel buah di berbagai titik di Jakarta.
  • Khafid mengatakan, sejak tahun lalu, para pelaku bisnis sektor buah-buahan telah mengurangi impornya. Dia mengklaim pada tahun ini importir buah nasional telah mereduksi pembelian buah dari luar negeri sebesar 20% dibandingkan dengan tahun lalu.
  • Hal ini tercermin dari impor pisang, baik dalam bentuk buah maupun yang telah dikeringkan. Menurut catatan asosiasi, nilai impor komoditas tersebut pada Januari-Juli 2018 mencapai US$5.200 atau turun dari US$170.616 pada periode yang sama tahun lalu.
  • Secara umum, menurutnya, rerata nilai dan volume impor buah telah turun 40%-60% selama dua tahun terakhir. Buah yang dikurangi seperti apel, anggur dan pir. Sementara kurma hazelnut dan almond tidak mengalami pengurangan.
  • Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono mengklaim telah melakukan pengawasan berlapis terhadap importir maupun penjual buah impor yang melakukan pelanggaran dan merugikan konsumen.
  • Very pun mengaku belum mengetahui adanya informasi temuan buah impor yang dilapisi lilin maupun mengandung pestisida yang tinggi. Namun, dia berjanji akan melakukan pemeriksaan langsung dan melakukan tindakan tegas mulai dari peringatan hingga pencabutan izin bila ditemukan pelanggaran.

(Bisnis Indonesia, Yustinus Andri)

 

181109_RI Kawal 6 Isu Sawit_Pertemuan CPOPC 2018.

  • Pemerintah Indonesia mengawal enam agenda penting untuk memperbaiki harga dan keberterimaan minyak sawit di pasar internasional dalam pertemuan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) 2018.
  • Isu tersebut pertama, CPOPC akan terus berupaya memperluas keanggotaan dengan mengundang negara-negara penghasil minyak sawit utama lainnya.
  • Kedua, CPOPC sepakat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani kecil melalui praktik-praktik pertanian yang baik dan mempercepat program penanaman kembali. Pasalnya petani kecil bertanggung jawab atas sebagian besar produksi sawit global.
  • Ketiga, CPOPC akan fokus pada program wajib biodiesel di negara anggota masing-masing, serta mendorong penggunaan biodiesel berbasis sawit ke negara-negara konsumen prospektif.
  • Keempat, sebagai serikat nagara penghasil kelapa sawit, anggota CPOPC akan melanjutkan semua upaya untuk melawan kampanye hitam.
  • Kelima, CPOPC tegas menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam lokakarya Indirect Land Use Change (ILUC) Uni Eropa, yang dipercaya sangat mendiskriminasikan minyak sawit di pasar Eropa.
  • Keenam, CPOPC menyetujui prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 sebagai pendorong utama untuk mencapai komitmen keberlanjutan yang lebih tinggi dalam industri minyak sawit.
  • Pertemuan tersebut menetapkan Malaysia sebagai ketua CPOPC selama dua tahun sejak 1 Januari 2019 serta mengesahkan Kolombia sebagai anggota ke-3 perserikatan tersebut.

(Bisnis Indonesia, M. Richard)

 

Domestik:

  • Harapan PT Inalum menguasai 51,2% saham PT Freeport Indonesia (Freeport) mendekati kenyataan. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) baru saja menerbitkan surat utang global senilai US$ 4 miliar. Dengan dukungan dana itu, Inalum siap menuntaskan transaksi akuisisi saham Freeport senilai US$ 3,85 miliar. Global bond Inalum yang tercatat di Singapore Exchange Ltd (SGX)   ini meliputi empat tenor. Pertama, senilai US$ 1 miliar bertenor tiga tahun dan imbal hasil 5,5%. Kedua, penerbitan US$ 1,25 miliar dengan tenor lima tahun dan imbal hasil 6%. Ketiga, penerbitan US$ 1 miliar bertenor 10 tahun dan imbal hasil 6,875%, serta penerbitan US$ 750 juta dengan tenor 30 tahun dan imbal hasil 7,375%.

  • Defisit transaksi berjalan atau current account defi cit (CAD) kuartal III 2018 diperkirakan akan melebar dari kuartal sebelumnya. Pasalnya, kebijakan pemerintah mengendalikan impor belum berjalan efektif. Data ini berpotensi memberi sentimen negatif ke pasar domestik, baik dari sisi nilai tukar rupiah maupun pasar saham yang belakangan mendapat angin segar. Project Consultant Asian Development Bank Institute Eric Sugandi memperkirakan CAD kuartal III 2018 sebesar 3,0% hingga 3,2% dari total produk domestik bruto (PDB). Jumlah itu membengkak dari kuartal II 2018 hanya defi sit 3,04%. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan menembus level di atas 3% pada triwulan III 2013 sebesar 3,71%.
  • Sejumlah asumsi makro kembali bergejolak dan menyimpang dari perkiraan, khususnya di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang baru sah belum lama ini. Namun pemerintah tak akan buruburu menyiapkan rancangan APBN karena ketidakpastian dari eksternal masih akan berlangsung hingga tahun depan. Nilai tukar rupiah menguat hingga Rp 14.651 per dollar Amerika Serikat (AS) menurut Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), Kamis (8/11). Bahkan di pasar spot, kurs rupiah ditutup pada level Rp 14.539 per dollar AS. Adapun, harga minyak mentah west texas intermediate (WTI) US$ 62,22 per barel. Harga minyak Brent dipatok US$ 72,77 per barel.

Bisnis & Investasi:

  • Di hari yang sama Guns N’ Roses melantunkan November Rain nan muram  di Jakarta, pasar saham Indonesia justru tetap cerah dan membahagiakan. Alhasil, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tinggal sejengkal lagi ke posisi 6.000, setelah rally tanpa jeda delapan hari. Kemarin, IHSG berakhir di posisi 5.976,8 atau kurang dari 23 poin dari level 6.000. Bisakah level  itu tertembus pada perdagangan hari ini? Peluang itu terbuka lebar.
  • Dampak depresiasi rupiah mulai terlihat. Efek paling nyata dirasakan oleh emiten yang banyak memiliki utang dollar maupun obligasi dalam bentuk dollar Amerika Serikat (AS). Efeknya, kerugian kurs yang mereka alami membengkak. Hasilnya, laba bersih pun tergerus, bahkan ada yang sampai merugi (lihat tabel). Tony Rudianto, Sekretaris Perusahaan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) mengatakan, ASRI sejatinya sudah melakukan lindung nilai alias hedging.
  • PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menutup lini bisnis diler mobil. Perusahaan perdagangan ini melalui anak usahanya, PT Mitra Pinasthika Mustika Auto (MPMAuto) mengakhiri kerja sama dengan PT Nissan Motor Distribusi Indonesia sejak 5 November 2018. Sebelumnya, kerja sama tersebut dimulai sejak Agustus 2013.
  • Tren penguatan rupiah memoles positif pasar keuangan Indonesia. Gelagat itu mulai tampak pada penurunan Credit Default Swap (CDS) Indonesia. Selama ini, CDS menjadi salah satu parameter untuk mengukur persepsi risiko investasi. Kamis (8/11), CDS Indonesia tenor 5 tahun berada di level 141,95. Angka itu turun 10,98% dibandingkan dengan posisi 29 Oktober 2018. Kala itu, CDS tenor 5 tahun bertengger di level 159,47 atau posisi tertinggi tahun ini.
  • PT HK Metals Tbk (HKMU) bertekad terus mendongkrak kinerja tahun depan. Untuk itu, perusahaan manufaktur barang metal dan baja ini menargetkan bisa memenuhi permintaan ekspor alumium ekstruksi dari Amerika Serikat dan Belanda. Corporate Secretary HKMU, Imelda mengakui, saat ini, pihaknya belum bisa memenuhi permintaan ekspor yang besar, lantaran kapasitas produksi terbatas. Hingga September, ekspor aluminium solar panel masih sekitar 132,8 ton. Sedangkan, permintaan dari Belanda mencapai 500 ton sebulan. Total kapasitas produksi HKMU saat ini sebesar 500 ton per bulan atau 6.000 per tahun.
  • PT Aneka Gas Industri Tbk semakin mantap melanjutkan ekspansi bisnisnya. Hingga akhir tahun ini, manajemen Aneka Gas menargetkan kepemilikan sebanyak 100 fi lling station atau depot pengisian gas. Hingga Oktober 2018, emiten bersandi saham AGII di Bursa Efek Indonesia ini berhasil merealisasikan pengadaan 97 filling station. Tak hanya mengejar kepemilikan 100 depot pengisian gas hingga akhir tahun ini, Aneka Gas merencanakan pembangunan 11 filling station lagi pada tahun depan. Alhasil, total filling station milik produsen oksigen murni dan nitrogen murni ini bakal berjumlah 111 unit pada tahun depan.

  • Perusahaan minyak dan gas (migas) asal Amerika Serikat, ExxonMobil menggelar pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, kemarin. Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil Indonesia Erwin Maryoto mengatakan, pertemuan tersebut merupakan courtesy visit kepada Presiden Jokowi, tidak ada pembicaraan khusus. ExxonMobil justru menggunkan kesempatan tersebut untuk menjabarkan perkembangan kegiatan investasi ExxonMobil di Indonesia. Namun, Erwin tidak menjelaskan investasi baru yang tengah dijajaki di Indonesia.
  • PT Djakarta Lloyd (Persero) siap membidik pendapatan dan laba dua kali lipat pada tahun depan. Proyeksi tersebut sejalan dengan ekspansi kapal yang akan terus mereka lakukan. Direktur Utama Djakarta Lloyd Suyoto optimistis pendapatan dan laba bersih pada tahun ini dapat melampaui target yang telah ditetapkan. Sepanjang 2018, Djakarta Lloyd mengharapkan pendapatan mencapai Rp 400 miliar dan laba bersih senilai Rp 60 miliar. Nah, hingga Oktober tahun ini, manajemen Djakarta Lloyd sudah berhasil mencapai angka tersebut.
  • Modal ventura masih terus menggelontorkan dana ke para start up pilihan hingga tahun depan. Harapannya sudah barang tentu modal yang ditanamkan bisa berbuah lewat perkembangan usaha start up. Seperti Alpha JWC Ventures. Menurut Jefry Joe, Co Founder Alpha JWC Ventures, sejatinya pihaknya sudah resmi menginjeksi satu start up lagi yang belum dapat dibeberkan identitasnya termasuk jenis pendanaan yang didapat.

 

Internasional:

  • Ekspor Jerman turun lebih dalam ketimbang impor per September 2018 ini. Kinerja ini di luar proyeksi para analis.   Biro Statistik Jerman, Kamis  (8/11) lalu menyebut, ekspor September negara ini turun 0,8% dibanding bulan sebelumnya. Adapun impor turun 0,4%. Asal tahu saja, kinerja ekspor-impor ini menjadi yang terburuk sejak tiga tahun terakhir.
  • Investor Jepang membeli US$ 22,34 miliar obligasi Amerika Serikat (AS) pada bulan September 2018 lalu. Pembelian tersebut merupakan yang tertinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir. Ini kondisi berbalik dari investor Jepang sejak berbulanbulan terakhir memasang posisi jual. Data Kementerian Keuangan AS pada Kamis (8/11) tersebut menunjukkan, jumlah tersebut juga merupakan yang terbesar sejak Juli 2016. Itu membuat yield treasuri AS mendekati level tertinggi dalam 7 tahun terakhir.
  • Apple kembali meluncurkan produk terbaru nya pada pertengahan September 2018 lalu. Apple mengeluarkan tiga model terbaru, yakni iPhone XS, iPhone XS Max dan iPhone XR Portal berbasis di Jerman, CupoNation  mensurvei harga iPhone XS di 30 negara. Hasilnya, ada perbedaan harga Apple di setiap negara. Dalam rilis CupoNation kemarin, mengutip situs resmi Apple, Amerika Serikat (AS) menjual iPhone XS  mulai dari US$ 999 atau setara dengan Rp 14,55 juta. Harga iPhone XS termurah di Jepang  ¥ 112.800 atau Rp 14,53 juta.  Harga iPhone XS termahal di Hungaria, yakni Ft 399.990 atau Rp 20,72 juta.
  • Netflix terus mengungkit jumlah pelanggan, di luar Amerika Serikat (AS), Amerika Latin dan Eropa. Bertempat di Singapura, Chief Content Netflix Ted Sarados meyatakan akan membuat 17 seri baru Asia. Ini merupakan bagian dari 100 yang dibuat di Asia.  Dipimpin India, pasar Netflix di Asia terus berkembang.  Generasi milenial yang paham teknologi menambah jumlah penggemar Netfl ix. Perusahaan streming ini menyatakan, dari 17 acara baru itu, sembilan diantaranya produksi di India, lalu ada konten China serta Thailand. Di antara konten itu, antara lain Baahubali, ada juga Pacific Rim hingga Triad Princess.
  • Setelah masa pengujian berbulan-bulan, LG ternyata sudah memulai produksi massal panel OLED untuk iPhone. Apple memang membutuhkan pemasok OLED baru.. Selama ini pemasok layar iPhone adalah musuh bebuyutan Apple di belantara smartphone yakni Samsung. Apple sangat membutuhkan penyuplai panel OLED lain, untuk menghindari monopoli harga dari Samsung.
  • Produsen ponsel pintar telah bersiap untuk menyambut tahun 2019 dengan meluncurkan produk anyar ke pasar. Langkah ini penting agar bisa tetap bersaing di tengah kompetisi yang kian ketat. Samsung Electronics Co Ltd misalnya akan meluncurkan ponsel dengan layar yang bisa dilipat. Samsung mengumumkan spesifi kasi ponsel tersebut di Konferensi Pengembangan di San Francisco, Rabu (7/11).
  • Perusahaan manufaktur asal Uni Eropa (UE) akan hengkang dari kawasan Asia. Hal ini respon dari krisis politik, pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan isu keamanan di sejumlah negara di Asia seperti Kamboja, Myanmar dan Sri Lanka. Para pebisnis, berencana memindahkan pabrik mereka ke Afrika. Bulan lalu, Uni Eropa memberikan ultimatum kepada Kamboja agar menarik bebas tarif ekspor produk garmen. Hal itu tentu merugikan produsen asing yang berada di negara itu karena barang ekspor akan jadi lebih mahal.

(Sumber: Kontan 18/11/09)

Disclaimer: Rangkuman ini diambil untuk tujuan non-profit berita selengkapnya dapat dibaca di sumber terkait.

LEAVE A REPLY