Indonesia Today: Qatar Berencana Menarik Diri Dari OPEC

IDR/USD = ↑ 14.287,5            +43,5            (+0,31%)              (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↑ 6.144,57           +26,25          (+0,43%)              (Source : Bloomberg)

 

181204_Harapan Baru Bagi Produsen Otomotif_Penurunan Tensi Dagang AS-China.

  • Produsen otomotif yang merakit produknya di Amerika Serikat dapat bersorak gembira jika China benar-benar memangkas bea impor produk otomotif yang dikirim dari Negeri Paman Sam.
  • China dikabarkan setuju untuk mengurangi dan menghilangkan tarif terhadap mobil yang datang ke China dari AS. Kabar ini dicuitkan presiden AS Donald Trump melalui akun twiternya Senin (3/12).
  • Kabar tersebut menjadi sentimen positif bagi saham-saham produsen otomotif global serta dealer otomotif di China.
  • Sementara itu, BMW dan Daimler yang mengekspor produk sport utility vehicle (SUV) dari pabrikannya di AS ke China pun berpotensi menjadi perusahaan yang mendulang keuntungan dari rencana pengurangan tarif tersebut.
  • Pemangkasan tarif tersebut, jika diratifikasi, memang lebih menguntungkan produsen asal Eropa ketimbang produsen asal AS sendiri, karena produsen mobil dengan merek terkenal dari Jerman masih mendominasi 10 besar penjualan terbaik di China.
  • Pengurangan tarif juga diperkirakan dapat meringankan salah satu beban tren perdagangan otomotif global saat ini. Pasalnya, Trump sempat mengancam bakal memberlakukan tarif impor otomotif untuk sejumlah negara mitranya, termasuk Uni Eropa dan Jepang.
  • Analis Macquarie Capital Securities Janet Lewis menilai China tidak bakal memberikan pengurangan tarif yang banyak hanya untuk menguntungkan produsen otomotif asal Jerman.
  • Untuk jangka panjang, China terlihat memiliki lebih banyak keuntungan dari perdagangan bebas otomotif. Manufaktur lokal China seperti Guangzhou Automobile Group Co. dan Geely Automobile Holdings Ltd. saat ini tengah mencari pasar di luar negeri.
  • Saham-saham produsen mobil dan perusahaan dealer otomotif di China juga ikut reli setelah pernyataan Trump tersebut. Saham China Grand Automotive Service Co. yang menjual berbagai jenis merek mobil melonjak hingga 10% di Shanghai.
  • Berdasarkan data Passenger Car Association di China, Negeri Panda mengimpor produk otomotif senilai US$51 miliar pada 2017, yang mana US$13,5 miliar dari impor tersebut berasal dari Amerika Utara.

(Bisnis Indonesia, Dwi Nicken Tari)

 

Domestik:

  • Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) minta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki utang dalam jumlah yang besar untuk memberikan skema penyelesaian utang. Hal tersebut mengingat jumlah utang BUMN yang nilainya terus bertambah. Kementerian BUMN mencatat, total utang BUMN hingga kuartal ketiga 2018 mencapai Rp 5.271 triliun. Utang ini, didominasi oleh utang perbankan pelat merah.

Bisnis & Investasi:

  • Meski roda ekonomi domestik berjalan pelan, sejumlah korporasi tetap sigap mengintip peluang. Di pengujung tahun ini, beberapa aksi merger dan akuisisi kembali menggeliat. Pekan lalu, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI). Perusahaan tersebut mengakuisisi 276,76 juta saham atau 40,70% saham PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA). BIPI mengakuisisi saham ITMA dari Trust Energy Resources Pte Ltd.

  • Prospek pasar keuangan domestik bakal lebih cerah tahun depan. Sederet sentimen negatif, baik eksternal maupun domestik, yang terjadi tahun ini diyakini tidak terulang pada 2019. Optimistisme tersebut cukup berdasar. Belakangan ini, nilai tukar rupiah stabil di bawah Rp 14.500 per dollar AS. Ini tak terlepas dari meredanya senteimen perang dagang. Pelaku pasar juga yakin The Federal Reserves tak lagi agresif mengerek suku bunga.

  • Sebagian emiten sepertinya memandang tahun depan merupakan tahun yang kurang pas untuk ekspansi. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) salah satunya. Emiten anggota Grup Djarum tersebut mengambil sikap konservatif. Ini tercermin dari anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun depan yang hanya dipatok antara Rp 1 triliun–Rp 2 triliun.
  • Masih banyak perusahaan pertambangan yang berharap bisa mendapat pendanaan dengan menerbitkan saham perdana di bursa saham. Salah satunya PT Sumber Energi Alam Lestari. Anak usaha PT Sumber Energi Alam Mineral (SEAM) ini menargetkan bisa menjajakan saham perdana di bursa pada tahun depan atau paling lambat di 2020.
  • PT Adi Sarana Armada Tbk bersiap ekspansi pada tahun depan. Emiten ini berencana membeli 5.500 unit mobil baru. Belanja kendaraan tersebut untuk mendukung penguatan bisnis penyewaan kendaraan. Dari rencana belanja tersebut, sebanyak 4.000 unit mobil untuk menggantikan mobil lama dan 1.500 unit mobil untuk menambah jumlah armada.
  • PT Toba Bara Sejahtra Tbk meneken perjanjian pinjaman senilai US$ 120 juta dari dua perbankan pada 29 November 2018. Kedua bank tersebut terdiri dari Bank Mandiri Tbk sebagai mandated lead arranger, agen fasilitas, agen penjamin, agen penampungan dan kreditur awal. Satu lagi yakni Bank KEB Hana Indonesia bertindak sebagai kreditur awal. Jangka waktu pinjaman hingga 30 Juni 2022 dengan suku bunga LIBOR+applicable margin.
  • Riuhnya pengembangan proyek infrastruktur di jalan Tol Cikampek cukup menghambat bisnis jasa logistik PT Mitra International Resources Tbk. Akibatnya, waktu tempuh pengangkutan menjadi lebih lama. Dalam kondisi normal, truk Mitra International membutuhkan waktu sehari untuk mengangkut barang ke Cikarang melalui jalur Tol Cikampek.
  • Di pengujung tahun ini, harga batubara acuan (HBA) domestik kembali menyusut. Pemerintah menetapkan HBA untuk Desember di level US$ 92,51 per ton, atau merosot 5,51% dari posisi November senilai US$ 97,90 per ton. Alhasil, HBA Desember menjadi harga batubara acuan terendah selama enam bulan terakhir. Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Agung Pribadi, menyebutkan penurunan harga batubara acuan untuk bulan Desember masih dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang sama.
  • PT Ciputra Residence masih menerima minat cukup tinggi dari konsumen untuk hunian di kawasan Citra Maja Raya. Itu sebabnya di pengujung tahun ini, Ciputra memutuskan merilis dua klaster hunian baru, yakni bertajuk Sanur dan Jimbaran. Sepanjang Januari hingga Oktober 2018, Citra Raya Maja telah membukukan marketing sales Rp 690 miliar. Padahal, mereka hanya menargetkan Rp 750 miliar pada tahun ini. Ini berarti realisasinya sudah setara 92% dari target.

 

Internasional:

  • Gencatan senjata perang dagang Amerika Serikat dengan China yang disepakati di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Buenos Aires, Argentina bisa jadi menjadi harapan perekonomian global akan membaik. Namun Menteri Keuangan Sri Mulyani minta jangan berharap muluk-muluk dari kesepakatan tersebut. Ketidakpastian masih akan muncul dan menjadi isu pemanas perekonomian global tahun depan. Alhasiil,  antisipasi tetap dibutuhkan untuk menghadapinya. Ini lantaran gencatan senjata tersebut hanya berlangsung 90 hari, mulai awal tahun 2019. Namun, pasca 90 hari selanjutnya, tak ada jaminan perdamaian perang dagang.
  • Aktivitas manufaktur di zona Eropa tumbuh pada level terlemah dalam dua tahun terakhir pada November 2018. IHS Markit mencatat Purchasing Managers’s Indeks (PMI) manufaktur di November 2018 turun dari 52 pada Oktober menjadi 51,8. Ini menjadi bukti titik tertinggi ekonomi wilayah ini telah lewat. Para pembuat kebijakan di Bank Sentral Eropa berencana akan menarik program pembelian aset € 2,6 triliun pada akhir tahun. Survei ini menjadi sentimen ekonomi yang mengecewakan. Chris Williamson, Kepala Ekonom IHS Markit, mengatakan, data PMI Zona Eropa pada November ini menunjukkan kondisi manufaktur semakin menantang. Ini mengindikasikan produksi seharusnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi zona Eropa di kuartal keempat tahun ini.
  • Indeks harga konsumer Turki turun sebesar 1,44% secara month to month (mom) pada November 2018. Adapun indeks infl asi secara tahunan mencapai 21,62% pada November 2018. Angka tersebut di bawah proyeksi jajak pendapat Reuters yang memperkirakan, infl asi tahunan sebesar 22,6%. Indeks harga konsumen yang menurun membuat tingkat infl asi melandai ke level terendah sejak 15 tahun terakhir. Hal tersebut dampak penguatan nilai tukar mata uang lira, pemangkasan pajak dan produk diskon yang membantu memangkas harga jual produk. Sebelumnya penurunan tajam mata uang lira memicu lonjakan infl asi tahun ini dan memicu kenaikan suku bunga bank sentral. Tetapi seorang analis mengatakan, penurunan tiba-tiba harga saat ini membawa risiko pelonggaran lebih awal dalam kebijakan moneter.
  • Pertumbuhan pembiayaan non-bank menciptakan risiko besar bagi stabilitas keuangan di zona Eropa. Dewan Bank Sentral Eropa, Klass Knot mengatakan, fenomena ini peru diatur lebi baik lagi untuk memitigasi risiko karena porsi pembiayaan dari industri ini terus naik dan berimbal hasil tinggi. Jika kondisi ekonomi memburuk industri pembiayaan non bank ini akan langsung terkena potensi kerugian yang cukup besar. Regulasi yang lebih ketat dari praktik shadow banking atau bank gelap ini diharapkan segera diatur.
  • Gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan China yang berhasil disepakati dalam KTT G20 di Argentina membawa harapan, perekonomian dunia bisa lebih kondusif. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, bagian dari komitmen gencatan senjata perang dagang adalah China bersedia mengurangi dan menghapus tarif 40% pada otomotif AS yang diimpor ke China. Sebelumnya Trump dan Presiden China Xi Jinping setuju menunda tarif baru. Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua setengah jam pada Sabtu (1/12), AS setuju untuk tidak menaikkan tarif lebih lanjut pada 1 Januari 2019. Sementara China setuju untuk segera membeli lebih banyak produk pertanian dari para petani AS.
  • Qatar berencana menarik diri dari kelompok negara penghasil minyak Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) per 29 Januari 2019. Langkah ini sebagai strategi Qatar memfokuskan diri sebagai penghasil gas. Di antara negara OPEC, Qatar merupakan produsen minyak kecil. Tetapi, negara ini merupakan eksportir liquefied natural gas (LNG) terbesar dunia. Menteri Energi Qatar Saad al-Kaabi mengatakan, keputusan ini diambil setelah Qatar mengevaluasi perannya di kancah internasional dan menerapkan strategi jangka panjang.
  • Rovio Entertainment Ltd, produsen gim dan film populer, Angry Birds telah mengakuisisi perusahaan pembuatan gim online PlayRaven. Aksi korporasi dua perusahaan asal Finlandia ini bertujuan untuk memperluas pasar permainan di platform mobile. Seperti diberitakan Reuters, Sabtu (1/12), Rovio yang telah mencatatkan sahamnya tahun lalu, sulit bersaing dengan pasar karena terlalu mengandalkan permainan Angry Birds, yang pertama kali diluncurkan tahun 2009.
  • Aksi akuisisi dunia berjalan terus. Mengutip Reuters, Senin (3/12), GrainCorp Ltd, mengaku sudah didekati salah satu perusahaan asset manager kecil, yang berminat melakukan pengambilalihan saham senilai US$ 1,8 miliar. Pernyataan tersebut melambungkan harga saham perusahaan pengolahan gandum asal Australia tersebut hampir sepertiga lebih tinggi. Saham GrainCorp mencatat pergerakan satu hari terbesar mereka dalam lima tahun, melompat 27%   menjadi A$ 9,28. Tapi itu masih jauh di bawah harga penawaran indikatif. Hal ini mencerminkan ketidakpastian di kalangan investor, apakah kesepakatan akan berlanjut.
  • Di bawah komando Satya Nadella, pamor Microsoft terang benderang. Salah satu keberhasilan Nadella adalah mengembangkan bisnis komputasi awan (cloud). Bisnis ini menjadi salah satu sebab Microsoft sukses menjadi perusahaan berkapitalisasi terbesar sejagat. Inovasi Microsoft tak berhenti sampai di situ. Berdasarkan laporan yang tertuang dalam buku berjudul Beneath a Surface, seorang wartawan bernama Brad Sams mengungkap sejumlah informasi mengenai ponsel lipat Microsoft yang bernama Andromeda. Mengutip gsmarena.com akhir pekan lalu, smartphone ini meluncur tahun depan.
  • Perusahaan stasiun televisi Amerika Serikat (AS), Nexstar Media Group Inc telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi Tribune Media Co senilai US$ 4,1 miliar. Melalui kesepakatan setara Rp 58,64 triliun ini, Nexstar akan menjadi stasiun televisi terbesar di AS. Seperti diberitakan Reuters, Minggu (2/12), sejumlah sumber terdekat mengatakan kesepakatan akuisisi ini hanya berlangsung tiga bulan pasca Tribune gagal dijual kepada Sinclair Broadcast Group Inc sebesar US$ 3,9 miliar karena terkendala masalah regulasi. Sinclair Broadcast merupakan perusahaan operator stasiun televisi terbesar di AS.
  • Perdamaian Amerika Serikat (AS) dan China dalam perang dagang membawa kabar baik bagi banyak korporasi. Terutama perusahaan-perusahaan yang sebelumnya terhambat akibat perang dagang kedua negara ini. Sebagai contoh, Qualcomm Inc. Produsen cip asal AS yang berencana merger dan akuisisi dengan NXP Semiconductors NV senilai US$ 44 miliar itu, sebelumnya dibatalkan oleh regulator antitrust China.

(Sumber: Kontan 18/12/04)

Disclaimer: Rangkuman ini diambil untuk tujuan non-profit berita selengkapnya dapat dibaca di sumber terkait.

LEAVE A REPLY