Indonesia Today: RI Makin Tegas Hadapi Eropa Penyelamatan Industri Minyak Kelapa Sawit

IDR/USD = ↓ 13.991,5                   -26              (-0,19%)               (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↑ 6.540,95                   +15,59       (+0,24%)              (Source : Bloomberg)

 

190227_RI Makin Tegas Hadapi Eropa_Penyelamatan Industri Minyak Kelapa Sawit.

  • Indonesia makin berani dan tegas dalam menghadapi kampanye negatif produk CPO yang dilancarkan Uni Eropa. Pemerintah pun telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menyelamatkan komoditas yang merupakan tulang punggung ekspor nonmigas nasional tersebut.
  • Selama ini, Uni Eropa terus melakukan kampanye negatif melalui skema renewable energy directive II (RED II) dan indirect land use change (ILUC) sehingga menekan permintaan dari kawasan tersebut.
  • Selain itu, Indonesia akan mengajukan skenario perlawanan terhadap Uni Eropa (UE) dengan membawa kasus ini ke Dispute Settlement Body di World Trade Organnization (WTO).
  • Togar Sitorang, Wakil Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) bidang Perdagangan dan Keberlanjutan memperkirakan kampanye RED II akan semakin menekan ekspor biodiesel ke Uni Eropa pada tahun ini.
  • Mukti Sardjono, Direktur Eksekutif Gapki, mengatakan bahwa Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) akan mengkaji penambahan keanggotaan baru yakni Kolombia, Pantai Gading, dan Thailand. Penambahan anggota baru ini sangat penting untuk menggalang dukungan melawan kampanye hitam CPO oleh berbagai negara.
  • Direktur Eksekutif CPOPC Mahendra Siregar mengatakan, dalam pertemuan CPOPC pada 27-28 Februari 2019 di Jakarta akan membahas perkembangan terbaru kebijakan peningkatan konsumsi CPO dalam negeri. Saat ini, koordinasi antarnegara untuk memperkuat penggunaan biofuel dalam negeri membaik.
  • Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia Derom Bangun mengatakan, saat ini China tengah mengembangkan penggunaan biodiesel B5. Namun, negara itu masih terus mengkaji pilihan minyak nabati campuran biodiesel tersebut, yakni antara CPO, minyak bunga matahari, atau minyak kedelai. China memiliki potensi konsumsi CPO untuk campuran biodiesel sebanyak 5 juta ton.
  • Ekonom CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, komitmen bersama melawan kampanye hitam UE, dari CPOPC tidak akan cukup untuk memperbaiki harga CPO global. Pasalnya, komitmen tersebut harus diperkuat dengan perlawanan menggunakan riset yang mendalam mengenai CPO dari Negara anggota.

(Bisnis Indonesia, Yustinus Andri/Yanita Patriella/Pandu Gumilar/Novita S. Simamora/Puput Ady Sukarno)

LEAVE A REPLY