Indonesia Today: Uni Eropa Gambling Perang Tarif AS

IDR/USD = ↑ 13.943                       +5,5          (+0,04%)              (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↓ 6.433,55                    -22,99       (-0,36%)               (Source : Bloomberg)

 

190723_Uni Eropa Gambling_Perang Tarif AS.

  • Uni Eropa mencoba ‘berjudi’ dengan Amerika Serikat terkait dengan pengenaan tarif impor sejumlah produk dengan mengulur waktu negosiasi. Tujuannya, mempertahankan status quo dengan harapan Trump lebih fokus ke Pilpres 2020.
  • Strategi gambling tersebut cukup berisiko karena Trump selalu dapat menentang ekspektasi dan mempererat hubungan dengan Uni Eropa tepat ketika pemilu semakin dekat. Dia kemungkinan juga akan mengeluarkan lebih banyak langkah proteksi dalam upaya mengambil hati para pendukung intinya.
  • Dua orang pejabat pemerintahan Eropa yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, Uni Eropa mencoba untuk mempertahankan status quo, dan mengajukan kesepakatan dagang untuk memperlambat proses negosiasi.
  • Kedua pejabat itu juga menambahkan bahwa untuk menyampaikan kesan bahwa pembicaraan sedang bergerak maju, Uni Eropa kan membuat konsesi terbatas pada masalah periferal seperti menyelaraskan standar peraturan.
  • “Tujuan yang lebih besar adalah pengaturan kembali hubungan Trans-Atlantik setelah pemilu, dengan taruhan Trump akan kalah,” tambah mereka.
  • Ursula von der Leyen, Presiden Komisaris Eropa terpilih, yang juga merupakan sekutu Kanselir Jerman Angela Merkel, memberikan sinyal bahwa dia tidak akan mundur dari strategi agresif Uni Eropa untuk mempertahankan kepentingan komersialnya dan menegakkan tatanan perdagangan global.
  • Amerika serikat yang telah menunjukkan kesediaannya untuk menggunakan berbagai mekanisme dalam upaya mengurangi defisit perdagangannya, telah memberlakukan tarif ekspor terhadap baja dan aluminium produksi Eropa.
  • Kebijakan tersebut didasari dengan undang-undang era Perang Dingin yang secara ambigu memberikan wewenang kepada presiden untuk mengenakan pungutan dengan alasan keamanan nasional.
  • Sementara itu, Uni Eropa menolak alasan kebijakan Trump tersebut. Blok Euro membalas dengan tarif impor terhadap sekitar 2,8 miliar euro atau senilai US$3,1 miliar produk AS, dari sepeda motor hingga Bourbon, salah satu jenis wiski AS.
  • Dalam perkembangannya, Trump memilki waktu hingga November untuk memutuskan apakah dia akan mengenakan bea 25% terhadap mobil dan suku cadang produksi Uni Eropa senilai US$350 miliar yang dikirim ke As setiap tahun.
  • Presiden Trump saat ini tengah menunggu persetujuan WTO terkait dengan izin implementasi tarif tersebut.

 

(Bisnis Indonesia, Nirmala Aninda)

LEAVE A REPLY