Indonesia’s Weekly Stocks Review (14/08/2017 – 18/08/2017)

Sources: IndoPremier, Google finance and Yahoo finance, and Summaries of National News on IE. Disclaimer: We do not accept any liability for any loss or damage which is incurred from you acting or not acting as a result of reading any of our publications. You acknowledge that you use the information we provide at your own risk. This original text is written in Bahasa Indonesia.

Saham yang dipilih untuk dianalisis dalam minggu ini yakni:

  • MAPI
  • MCOR

Berikut grafik (teknikal) dan laporan keuangan (fundamental) saham MAPI dan MCOR:

 

MAPI

Weekly Outlook and Broker Summary:

Company Profile:

PT Mitra Adiperkasa Tbk mengoperasikan toko serba ada dan toko khusus yang menjual berbagai barang termasuk pakaian, mainan, makanan, dan barang dagangan lainnya.

IPO
IPO Date : 10 Nov 2004
Price : Rp 625
Underwriter : ·        PT Mandiri Sekuritas

·        PT CIMB Niaga Securities

BAE : PT Datindo Entrycom

 

Issued History
  Type of Listing Shares Listing Date Trading Date
1 First Issue 500,000,000 10 Nov 2004 10 Nov 2004
2 Company Listing 1,160,000,000 10 Nov 2004 10 Nov 2004

 

Company’s Balance Statements and Profits:

Yearly Outlook and News Summary:

  • PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) optimis bisa melewati tantangan melemahnya daya beli masyarakat dengan terus memperkuat segmen bisnis di segmen non food and beverage (F&B) dan menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun ini sebesar 13%, seiring ekspansi penambahan 200 gerai baru.
  • Di produk olahraga, MAPI bakal memperbanyak jumlah toko dengan konsep multiformat yang lebih beragam. Caranya, memperbanyak gerai Sport Station, Payless Shoes dan Kidzstation. Adapun di segmen fesyen, perusahaan ini akan menambah gerai-gerai dengan brand Inditex, seperti Zara, Pull & Bear; Berskha dan lainnya, khusus brand Inditex, ada juga yang akan dibuka di luar negeri
  • MAPI juga tetap mengembangkan pasar F&B dengan menambah 60 gerai baru. Antara lain Starbucks, Pizza Express, Krispy Kreme dan Coldstone Creamery. Per 30 Juni 2017, kontribusi penjualan non-F&B yang terdiri dari department store, specialty store dan lainnya sebesar 87%. Sedangkan kontribusi laba operasi non F&B sebesar 85%.
  • Hingga priode 30 Juni 2017, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) meraih pendapatan bersih sebesar Rp7,71 triliun atau naik dari pendapatan bersih Rp6,66 triliun di periode sama tahun sebelumnya. Disebutkan, laba kotor perseroan naik menjadi Rp3,78 triliun dibandingkan laba kotor tahun sebelumnya yang Rp3,17 triliun.
  • Tahun 2017 ini MAPI berencana membuka 60-70 gerai Starbucks.


MCOR

Weekly Outlook and Broker Summary:

Company Profile:

PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk menyediakan layanan perbankan dan layanan terkait. Bank juga menyediakan layanan transaksi antar bank yang mencakup transaksi impor / ekspor, transfer dana, transaksi valuta asing, dan bank garansi.

IPO
IPO Date : 03 Jul 2007
Price : Rp 200
Underwriter : ·        PT Sucorinvest Central Gani

·        PT Danpac Sekuritas

·        PT Transpacific Securindo (terafiliasi)

BAE : PT Sinartama Gunita

 

Issued History
  Type of Listing Shares Listing Date Trading Date
1 First Issue 300,000,000 03 Jul 2007 03 Jul 2007
2 Right Issue (100:14) @ 200 525,962,624 12 Jul 2012 12 Jul 2012
3 Right Issue (100:38) @ 125 1,827,344,430 03 Dec 2013 03 Dec 2013
4 Right Issue (100:154) @ 100 11,260,539,938 13 Jul 2016 13 Jul 2016

 

Company’s Balance Statements and Profits:

Yearly Outlook and News Summary:

  • PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (Bank CCB Indonesia) melanjutkan proses penggabungan (merger) pada tahun ini. Setelah pada 2 Mei 2017 menyelesaikan merger operasional, pada 8 Mei 2017 nanti bank juga akan memulai merger di sistem IT. CCB Bank Indonesia tercatat merupakan hasil penggabungan antara Bank Anda (Bank Antardaerah) dengan PT Bank Windu Kentjana International Tbk. Merger ini merupakan akhir dari rangkaian aksi korporasi masuknya China Construction Bank (CCB) sebagai pemegang saham bank. Tercatat merger operasional didapat Bank CCB Indonesia dari Bank Indonesia 27 April 2017.
  • PT China Construction Bank Indonesia Tbk (CCB Indonesia) berencana akan menambah modal inti demi menjadi kategori bank umum kegiatan usaha ( BUKU ) III. Bank yang merupakan hasil merger antara PT Bank Windu Kentjana International Tbk dan PT Bank Antardaerah rencananya akan mendapatkan suntikan modal dari CCB holding.
  • Direktur CCB Luianto Sudarmana menjelaskan, CCB Indonesia saat ini masih memiliki modal inti sekira Rp 2,167 triliun. Sementara menurut persyaratan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk menjadi kategori BUKU III harus memiliki modal inti antara Rp 5-30 triliun. Guna memenuhi kebutuhan dana untuk penambahan modal inti tersebut, CCB Indonesia rencananya akan mendapatkan suntikan modal dari CCB Holding di China sekira US$ 250 juta. Dana tersebut akan diberikan secara bertahap dalam 3 tahun.
  • Tahun ini CCB Indonesia juga berencana untuk mendorong pertumbuhan kredit tahun ini sekira 60-70%. Sementara menurut catatan Luianto, penyaluran kredit CCB di 2016 sekitar Rp 8,2 triliun yang didominasi oleh sekor perdagangan dan ritel. Tahun ini pihaknya berencana akan menyalurkan kredit ke sektor infrastruktur. Salah satu pembiayaan yang sudah masuk dalam pipeline adalah pembangunan PLTU di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
  • Direktur CCB Indonesia, Luianto Sudarmana, mengatakan pihaknya tahun ini menargetkan akan membuka 6 cabang. Untuk pengembangan tersebut, disiapkan dana sekitar Rp 10 miliar. CCB Indonesia saat ini telah memiliki 1 kantor pusat, 26 kantor cabang, 47 kantor cabang pembantu, 38 kantor kas, dan 16 ATM. Semua jaringan tersebut yang sebelumnya merupakan dua bank sebelum dimerger. Luianto juga mengungkapkan, untuk tahun ini pihaknya akan menyiapkan belanja modal atau capital expenditures (capex) sekitar Rp 150-250 miliar. Uang tersebut akan digunakan untuk pergembangan jaringan IT.
  • Pada Januari 2017, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) menjelaskan telah mendapat Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing ( IMTA ) untu dirut dan direktur perseroan. IMTA dari Kemenkum dan HAM tersebut atas nama Li Guofu selaku direktur utama perseroan dan You Wennan. Izin tersebut telah efektif menjadi anggota direksi PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.

LEAVE A REPLY