Indonesia Today (15/03/2017)

The original text of the summary of Indonesian media is written in Bahasa Indonesia.

IDR/USD = ↑ 13.370                  +14                (+0,10%)           (Source : Bloomberg)

JCI : IND     ↑ 5.431,585            +22,213         (+0,41%)           (Source : Bloomberg)

 

170315, Bisnis Indonesia_Indonesia Incaran Utama Singapura_Investasi Asing.

  • Kendati investasi langsung asing Singapura akan menurun di beberapa Negara sepanjang tahun ini, Indonesia tetap menjadi incaran utama investasi dengan pertumbuhan sebesar 10%.
  • Hasil survey Singapore Business Federation menunjukkan Indonesia menduduki urutan pertama bagi tujuan perusahaan yang akan berinvestasi. Posisi ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2015, di mana Indonesia menempati posisi ketiga tujuan investasi.
  • Tahun lalu, investasi asing langsung Singapura memang naik sebesar 55% menjadi US$9,2 miliar dari US$5,8 miliar. Dari realisasi tersebut, ada sekitar 40% sektor baru yang dimasuki oleh investor dari Negara itu. Adapun, beberapa sektor tersebut antara lain, transportasi dan telekomunikasi.
  • Tahun ini, Singapura berniat berinvestasi pada sektor infrastruktur dan pariwisata. Dari sektor pariwisata, Singapura akan fokus kepada investasi di destinasi wisata yang ditetapkan pemerintah.
  • Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya mengungkapkan pihaknya mendapat beberapa komplain dari pelaku usaha atau investor di sana. Umumnya komplain tersebut menyoroti masalah harmonisasi peraturan antara pemerintah pusat dan daerah, masalah tanah dan kepemilikan property, ketersediaan infrastruktur, khususnya masalah kelistrikan dan masalah tenaga kerja, perburuhan, dan perpajakan.
  • Terkait izin investasi 3 jam yang diselenggarakan BKPM, mendapat testimony positif. Sebanyak 33 perusahaan asal Singapura telah mencoba layanan tersebut pada tahun lalu, dan mereka merasa sangat puas. Mereka berharap di beberapa daerah pun dapat diterapkan hal serupa.

(Hadijah Alaydrus & Dewi A. Zuhriyah / redaksi@bisnis.com)

 

170315, Bisnis Indonesia_Pemenuhan Target Lebih Menantang_Prospek Penerimaan Pajak.

  • Penerimaan pajak tahun ini diprediksi cukup berat untuk mengejar target dalam APBN 2017 menyusul realisasi pengampunan pajak belum terlihat membantu sumber utama penerimaan Negara itu hingga Februari tahun ini.
  • Yustinus Prastowo, Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) mengatakan risiko shortfall, selisih kurang antara realisasi dan target, masih akan membayangi penerimaan pajak. Pemerintah pun diharapkan segera menyusun sejumlah langkah strategis untuk mengamankan penerimaan pajak tahun ini.
  • Yustinus melanjutkan proses pembenahan regulasi menjadi salah satu jalan kkeluar untuk memperbaiki penerimaan. Namun, dia tetap realistis, pasalnya waktu yang dimiliki pemerintah cukup sempit, target untuk merevisi Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan kemungkinan bisa mundur karena factor lain seperti gonjang-ganjing politik karena Pilkada dan Pilpres yang bakal menyita perhatian anggota dewan.

(Edi Suwiknyo / redaksi@bisnis.com)

 

170315, Bisnis Indonesia_Tantangan Baru Britania Raya_Pasca brexit.

  • Britania Raya kemungkinan akan mendapat sejumlah tantangan baru, setelah Perdana Menteri Theresa May memperoleh persetujuan dari parlemen guna memulai proses negosiasi dengan Uni Eropa untuk keluar dari blok tersebut.
  • Pada Selasa (14/3) May telah mengajukan rancangan undang-undang terkait dengan British Exit (Brexit) kepada Ratu Elizabeth.
  • Menurut Fitch’s Global Head of Sovereign Ratings James McCormack tantangan utama bagi Inggris adalah masalah perdagangan dengan Uni Eropa. Inggris berharap adanya kerja sama perdagangan yang bebas yang komprehensif dengan Uni Eropa. Namun, para pemimpin Negara anggota lain meminta kesepakatan tersebut dilaksanakan jika Inggris sudah resmi keluar dan memenuhi syarat yang ada di Perjanjian Lisbon.
  • Tantangan lain juga bakal muncul dari Scotlandia yang ingin tetap berada di dalam pasar tunggal Eropa. McCormack memprediksi, keinginan Scotlandia itu berpeluang membuat turbulensi dalam proses negosiasi Britania Raya dan Uni Eropa.
  • Jika terjadi kemunduran negosiasi akan membuat volatilitas yang tinggi di pasar keuangan. Opini publik juga berpeluang mengarah ke sisi negatif, jika Pemerintah Britania Raya tak mampu mengawal dengan baik proses negosiasi.

(Bloomberg / Yustinus Andri)

 

170315, Kompas_Korea Selatan Menjadi Mitra_Hubungan Bilateral RI-Korsel.

  • Presiden Joko Widodo mengundang para pengusaha dari Korea Selatan untuk berinvestasi pada industry pariwisata dan industry kreatif di Indonesia. Saat ini, Pemerintah Indonesia menyiapkan berbagai infrastruktur untuk mendukung pengembangan potensi di sektor jasa ini.
  • Untuk industry pariwisata dan industry kreatif, Indonesia memiliki modal kuat. Bukan hanya Bali, Indonesia masih memiliki ratusan lokasi wisata yang mirip dengan Bali. Pemerintah pun memprogramkan 10 destinasi wisata prioritas. Pembangunan infrastruktur gencar dilakukan.
  • Korea selatan menempati urutan ketiga investasi asing di Indonesia setelah Singapura dan Jepang. Selama lima tahun terakhir nilai investasinya sekitar US$7,5 miliar.
  • Perusahaan Korea Selatan yang berinvestasi di Indonesia umumnya bergerak di industry dasar, seperti industry baja, petrokimia, alas kaki, dan garmen. Perusahaan-perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 900.000 tenaga kerja Indonesia.
  • Korea selatan juga merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia dengan volume perdagangan mencapai US$16 miliar pada 2015.

(INA/AHA/ZAK/RAZ)

 

LEAVE A REPLY