Indonesia Today (17/03/2017)

The original text of the summary of Indonesian media is written in Bahasa Indonesia.

IDR/USD = ↓ 13.347             -17                  (-0,13%)            (Source : Bloomberg)

JCI : IND      ↑  5.518,241      +85,860         (+1,58%)           (Source : Bloomberg)

 

170317,Bisnis Indonesia_IHSG & Rupiah Solid_Dampak Kenaikan Fed Funds Rate

  • Walau The Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis points, namun hal itu tak membuat pasar modal Indonesia bergejolak. Bahkan investor asing membukukan beli bersih hingga Rp1,84 triliun di Bursa Efek Indonesia. Ini merupakan pembelian tertinggi sepanjang tahun ini.
  • Akhirnya kerja keras pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan dan kebijakan moneter yang dilakukan Bank Indonesia dalam mengantisipasi faktor eksternal tampaknya cukup berhasil.
  • Pelaku pasar cukup optimis terhadap kinerja perekonomian di Indonesia. Adanya stabilitas ekonomi, tata kelola yang membaik, dan membaiknya laporan keuangan emiten tahun lalu, membuat kepercayaan pasar meningkat. Hal ini membuat investor asing tetap menaruh kepercayaan untuk berinvestasi di Indonesia.

(Surya Rianto/Hadijah Alaydrus/Dewi A. Zuhriyah/Yustinus Andri)

(Hafiyyan Lukas Hendra & Novita S. Simamora / redaksi@bisnis.com)

 

170317,Bisnis Indonesia_Pertukaran Informasi Otomatis Diantisipasi_Regulasi sekunder.

  • Kementerian keuangan memperbarui tata cara pertukaran informasi berdasarkan perjanjian internasional. Untuk mendukung implementasi pertukaran informasi secara otomatis, maka regulasi sekunder pun di terbitkan. Peraturan Menteri Keuangan No. 39/PMK.03/2017 tentang Tata Cara Pertukaran Informasi Berdasarkan Perjanjian Internasional. Beleid ini menggantikan PMK No. 125/2015 dan PMK No.60/2014.
  • Lembaga jasa keuangan diwajibkan melakukan proses indentifikasi dan menyampaikan laporan informasi keuangan nasabah asing kepada Direktorat Jenderal Pajak.
  • Pertukaran informasi keuangan nasabah asing secara otomatis yang berasal dari lembaga jasa keuangan meliputi berisi identitas nasabah, identitas lembaga jasa keuangan, tempat nasabah terdaftar, nomor rekening, juga informasi terkait pemotongan pajak penghasilan. Laporan per Negara dari perusahaan multinasional menjadi dokumen yang dipertukarkan secara otomatis.
  • Beleid baru ini cukup komprehensif terutama dalam hal pertukaran informasi secara otomatis. Adanya pertukaran informasi perpajakan lainnya yang diatur didalamnya memungkinkan setiap Negara atau yurisdiksi saling bertukar tax rulings.

(Kurniawan A. Wicaksono / kurniawan.agung@bisnis.com)

 

170317,Bisnis Indonesia_Lyman Group Bangun Pabrik Baru_Industri Keramik.

  • Produsen keramik Lyman group akan membangun pabrik baru untuk memproduksi keramik berukuran super besar di Tangerang, Banten, dengan nilai investasi US$70 juta. Pabrik ini akan menggunakan teknologi terkini, dengan teknologi pencetakan digital.
  • Industry keramik merupakan industry manufaktur unggulan Indonesia, karena banyak menggunakan konten dan tenaga kerja lokal. Pasar domestik juga sangat besar dan menjanjikan.
  • Pendirian pabrik baru Lyman ini merupakan salah satu cara produsen lokal menjaga pasar domestik dari serbuan keramik asing ukuran besar. Tantangan ke depan adalah perubahan tariff bea masuk keramik asal China dari 20% menjadi 0% di tahun 2018.

(Demis Rizky Gosta / demis.rizky@bisnis.com)

 

170317,Bisnis Indonesia_Pabrikan Diminta Serap Bahan Baku Lokal_Bisnis Farmasi.

  • Beberapa kendala pemilik modal ragu masuk ke bisnis Lini hulu Farmasi antara alain ; pertama, kapasitas produksi yang masih sangat kecil dari industry petrokimia nasional untuk dapat memenuhi kebutuhan bahan baku obat. Kedua, belum ada jaminan pemerintah untuk ketersediaan infrastruktur dasar bagi industry hulu farmasi, seperti ketersediaan lahan. Ketiga, investor membutuhkan kepastian mengenai tata niaga bahan baku obat.
  • Saat ini bahan dasar petrokimia masih diimpor, sehingga harga bahan baku yang diproduksi lokal berpotensi lebih tinggi disbanding bahan baku yang didatangkan dari China dan India. Selama pemerintah tidak membantu mengatur tata niaga bahan baku obat, yang mewajibkan serapan bahan baku lokal kepada industry farmasi, maka pelaku industry farmasi akan lebih memilih memakai bahan baku impor dengan pertimbangan efisiensi.

(Dara Azillya)

 

170317,Kompas_Laba Pertamina Rp42 Triliun_Dirut Baru.

  • Tahun 2016 PT. Pertamina (Persero) meraih laba bersih US$3,15 miliar atau setara Rp42 triliun. Raihan tersebut lebih tinggi disbanding dengan perolehan tahun 2015 yang hanya sebesar US$1,42 miliar atau senilai Rp18,9 triliun.
  • Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Kamis (16/3) diputuskan untuk mengangkat Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama Pertamina. Sebelumnya Elia Massa Manik menjabat sebagai Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara Holding. Elia mengatakan tugas pertamanya adalah menata sumber daya manusia di tubuh perusahaan.

(APO/FER)

LEAVE A REPLY